tanganmu sekarang adalah boneka
bukan lagi muara pemikiranmu yang merdeka
sebab telah lama kau gadaikan keduanya
lewat transaksi demokrasi di negara kita
kakimu sekarang adalah roda
berjalan menurut mobil milik siapa
berbelok sesuai arah kemudinya
rem terinjak berhenti seketika
kemudian bernasib seperti roda-roda lainnya
tercium aspal panas kau diam tak bersuara
Surakarta, 18 April 2009
(Harian SOLOPOS, 3 Mei 2009)
***
Rabu, 20 Januari 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar